Jumat, 03 Februari 2012

WORKSHOP PENGEMBANGAN BAHAN AJAR

Diberitahukan kepada seluruh Bapak/Ibu pengampu Mapel Nas dimohon kehadirannya untuk mengikuti Workshop Pengembangan Bahan Ajar besok pada
Hari : Jum'at dan Sabtu
Tanggal : 3 dan 4 Februari 2012
Tempat : SMP N 1 Garung
Waktu : 13.00 - selesai

Sabtu, 29 Oktober 2011

Selasa, 21 Juni 2011

INFORMASI PPDB 2011/2012

SMP Negeri 1 Garung menerima Calon Peseta Didik Th 2011/2012 dengan ketentuan sebagai berikut :

A. RENCANA TARGET CALON PESERTA DIDIK
1. Tahun Pelajaran 2011/2012 SMP Negeri 1 Garung akan menerima Calon Peserta Didik sebanyak 192 siswa @ 32 siswa.
2. Pada tahun Pelajaran 2011/2012 SMP Negeri 1 Garung membuka KELAS UNGGULAN, seleksi didasarkan pada PRESTASI.

B. SYARAT PENDAFTARAN
1. Menisi Formulif Pendaftaran
2. Menyerahkan Daftar Nilai UASBN Asli
3. Menyerahkan 1 lembar fotocopy ijazah SD/MI yang telah dilegalisir kepala sekolah
4. Menyerahkan 4 lembar pas foto hitam putih ukuran 3 x 4
5. Menyerahkan 1 lembar fotocopy akte kelahiran
6. Menyerahkan fotocopy Piagam / Sertifikat kejuaraan (jika memiliki)

C. WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 27 Juni sampai 2 Juli 2011 di SMP Negeri 1 Garung atau langsung menghubungi Guru / Wali kelas VI SD/MI masing-masing.

D. BEBAS BIAYA PENDAFTARAN
1. Pendaftaran GRATIS (tidak dipungut biaya apapun)
2. Stopmap disediakan oleh panitia (GRATIS)

E. BEASISWA
SMP Negeri 1 Garung memberikan beasiswa kepada :
1. Siswa yang mendapatkan prestasi di SMP Negeri 1 Garung baik akademik maupun non akademik
2. Siswa yang berasal dari KELUARGA MISKIN

F. FASILITAS
1. Laboraorium IPA dengan peralatan yang LENGKAP
2. Ruang Keterampilan menjahit dengan 20 mesin jahit
3. Laboratorium KOMPUTER dan INTERNET dengan 20 unit Komputer terbaru dan INTERNET ONLINE ( 24 Jam )
4. Mushola dengan Kapasitas 450 Jama’ah
5. Ruang Perpustakaan dengan Koleksi 15.000 buku delengkapi fasilitas SIARAN TVE
6. Ruang Kesenian dengan seperangkat gamelan dan peralatan band LENGKAP
7. Ruang Multimedia dilengkapi dengan DVD, Home theathre dan LCD monitor
8. Lapangan Basket dan 2 land lapangan Volly


G. EKTRA KURIKULER
Ektra kurikuler di SMP Negeri 1 Garung antara lain :
Pramuka © PMR © MTQ © BTQ © Rebana © Seni tari © Seni Lukis © Komputer © Band © Pers Sekolah © Menjahit © Karawitan © Internet © Bola Volly © Taekwondo © Bulu Tangkis © Sepak Bola©Pecinta Alam

H. LAIN – LAIN
1. SMP Negeri 1 Garung tidak akan membuka pendaftaran gelombang 2
2. Keterangan lebih lanjut dapat ditanyakan pada panitia pendaftaran atau menghubungi no telpun (0286)3325780, atau melaui Email : smp1garung@yahoo.com




SKL UN 2011

.A. KISI-KISI UJIAN NASIONAL SMP/MTs Tahun 2011

1. BAHASA INDONESIA SMP/MTs

NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Membaca
Membaca dan memahami berbagai ragam wacana tulis (artikel, berita, opini/tajuk, tabel, bagan, grafik, peta, denah), berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, novel, dan drama. Menentukan gagasan utama.
Menentukan kalimat utama.
Menentukan kritik terhadap isi bacaan.
Menentukan persamaan isi berita.
Menentukan perbedaan penyajian berita.
Menentukan kalimat fakta dalam paragraf.
Menentukan dua kalimat pendapat pada paragraf .
Menentukan simpulan isi paragraf.
Menentukan gagasan utama tajuk.
Menentukan kalimat fakta dalam tajuk.
Menentukan keberpihakan penulis tajuk.
Menentukan pernyataan yang sesuai dengan isi bagan.
Menentukan simpulan isi grafik/tabel/bagan/denah/peta.
Menentukan pertanyaan yang jawabannya terdapat dalam tabel.
Menentukan perjalanan yang paling efektif berdasarkan peta/denah.
Menentukan tema puisi.
Menentukan suasana yang tergambar pada puisi.
Menentukan citraan dalam puisi.
Menentukan misi/tujuan puisi.
Menentukan bukti perwatakan tokoh dalam penggalan cerpen.
Menentukan bukti latar (waktu, tempat, suasana) dalam penggalan cerpen.
Menentukan sudut pandang pengarang dalam penggalan cerpen.
Menentukan perbedaan tema atau sudut pandang dalam penggalan novel.
Menentukan latar (waktu, tempat) dalam kutipan drama.
Menentukan amanat dalam kutipan drama.
2. Menulis
Menulis karangan nonsastra dengan menggunakan kosakata yang bervariasi dan efektif dalam bentuk buku harian, surat resmi, surat pribadi, pesan singkat, laporan, petunjuk, rangkuman, slogan dan poster, iklan baris, teks pidato, karya ilmiah, dan menyunting serta menulis karya sastra puisi dan drama. Menentukan kalimat dalam buku harian sesuai dengan ilustrasi.
Melengkapi pesan.
Menentukan isi pesan singkat sesuai dengan ilustrasi.
Menyusun deretan kalimat menjadi paragraf yang padu.
Melengkapi bagian surat pribadi yang rumpang.
Melengkapi bagian surat resmi yang rumpang.
Memperbaiki bagian surat resmi yang tidak tepat.
Menentukan rangkuman bacaan.
Menentukan slogan yang sesuai dengan ilustrasi.
Melengkapi kalimat rumpang dalam petunjuk melakukan sesuatu.
Menyusun deretan kalimat petunjuk melakukan sesuatu yang disusun secara acak.
Menentukan bagian-bagian dalam teks pidato.
Melengkapi teks pidato yang rumpang.
Menentukan rumusan masalah karya ilmiah berdasarkan tema.
Menentukan latar belakang suatu karya ilmiah berdasarkan identifikasi masalah.
Menentukan penulisan daftar pustaka.
Memperbaiki kalimat tidak efektif dalam paragraf.
Memperbaiki pilihan kata yang salah dalam paragraf.
Memperbaiki penulisan huruf.
Melengkapi pantun yang rumpang.
Melengkapi puisi dengan larik bermajas.
Menentukan puisi yang sesuai dengan ilustrasi.
Melengkapi kutipan dialog drama yang rumpang.


2. BAHASA INGGRIS SMP/MTs

NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Membaca
Memahami makna dalam wacana tertulis pendek baik teks fungsional maupun esai sederhana berbentuk deskriptif (descriptive, procedure, maupun report) dan naratif (narrative dan recount) dalam konteks kehidupan sehari-hari. Menentukan gambaran umum/informasi tertentu/informasi tersirat/makna kata/frasa dalam teks berbentuk caution/notice/warning.
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata, makna kata/frasa dalam teks berbentuk kartu ucapan (greeting card).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk (recount).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/tujuan komunikatif/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk surat (letter).
Menentukan gambaran umum/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa dalam teks berbentuk (label).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/tujuan komunikatif/ makna kata/frasa/kalimat dari teks deskriptif (descriptive).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat teks berbentuk pesan pendek (short message).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat dalam teks iklan (advertisement).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/pesan moral/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk naratif (narrative).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/ makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk pengumuman (announcement).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/tujuan komunikatif/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk laporan (report).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk prosedur (procedure).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat teks berbentuk undangan (invitation).
2. Menulis
Mengungkapkan makna secara tertulis teks fungsional pendek dan esai sederhana berbentuk deskriptif (descriptive, procedure, maupun report) dan naratif (narrative dan recount) dalam konteks kehidupan sehari-hari. Menentukan kata yang tepat untuk melengkapi teks bentuk deskriptif /recount/procedure sederhana.
Menentukan susunan kata yang tepat untuk membuat kalimat yang bermakna.
Menentukan susunan kalimat yang tepat untuk membuat paragraf yang padu dan bermakna.


3. MATEMATIKA SMP/MTs

NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Menggunakan konsep operasi hitung dan sifat-sifat bilangan, perbandingan, aritmetika sosial, barisan bilangan, serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. Menghitung hasil operasi tambah, kurang, kali dan bagi pada bilangan bulat.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan pecahan.
Mengurutkan pecahan, jika diberikan beberapa jenis pecahan.
Menyelesaikan masalah berkaitan dengan skala dan perbandingan.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan jual-beli.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perbankan atau koperasi.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan menentukan suku ke-n suatu barisan.
2. Memahami operasi bentuk aljabar, konsep persamaan dan pertidaksamaan linear, persamaan garis, himpunan, relasi, fungsi, sistem persamaan linear, serta menggunakannya dalam pemecahaan masalah. Mengalikan bentuk aljabar.
Menghitung operasi tambah, kurang, kali, bagi atau kuadrat bentuk aljabar.
Menyederhanakan bentuk aljabar dengan memfaktorkan.
Menentukan penyelesaian persamaan linear satu variabel dalam bentuk pecahan.
Menentukan irisan atau gabungan dua himpunan .
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan irisan atau gabungan dua himpunan.
Menyelesaikan soal yang berkaitan dengan relasi atau fungsi.
Menentukan gradien, persamaan garis dan grafiknya.
Menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel.
3. Memahami bangun datar, bangun ruang, garis sejajar, dan sudut serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. Menyelesaikan soal dengan menggunakan teorema Pythagoras.
Menghitung luas gabungan dua bangun datar
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas gabungan dua bangun datar.
Menyelesaikan soal keliling gabungan dua bangun datar dan penggunaan konsep keliling dalam kehidupan sehari-hari.
Menghitung besar sudut yang melibatkan sudut dalam dan sudut luar segitiga.
Menghitung besar sudut yang terbentuk jika dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain.
Menghitung besar sudut pusat atau sudut keliling pada lingkaran.
Menghitung luas juring lingkaran dari unsur yang diketahui.
Menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep kesebangunan.
Menyelesaikan soal dengan menggunakan konsep kesebangunan dari dua trapesium sebangun.
Menyelesaikan soal dengan menggunakan konsep kongruensi.
Menentukan unsur-unsur pada kubus atau balok.
Menyelesaikan soal jaring-jaring bangun ruang sisi datar.
Menentukan volume bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung.
Menghitung luas permukaan bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung.
4. Memahami konsep dalam statiska, serta menerapkannya dalam pemecahan masalah. Menentukan ukuran pemusatan dan menggunakannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.
Menyajikan dan menafsirkan data.


4. ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP/MTs

NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca alat ukur yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Menerapkan konsep zat dan kalor serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan besaran yang terkait dengan massa jenis.
Menjelaskan pengaruh suhu pada pemuaian dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan salah satu besaran yang terkait dengan kalor dan pengaruhnya pada zat.
3. Menerapkan dasar-dasar mekanika (gerak, gaya, usaha, dan energi) serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mengidentifikasi jenis gerak lurus dalam peristiwa kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran yang terkait dengan tekanan pada suatu zat.
Menyebutkan perubahan energi pada suatu alat dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran fisika pada usaha atau energi.
Mengidentifikasi jenis-jenis pesawat sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
4. Memahami konsep-konsep dan penerapan, getaran, gelombang, bunyi, dan optik dalam produk teknologi sehari-hari. Menentukan salah satu besaran fisika pada getaran atau gelombang.
Menjelaskan ciri atau sifat-sifat bunyi serta pemanfaatannya.
Menentukan berbagai besaran fisika jika benda diletakkan di depan lensa atau cermin.
Menentukan besaran-besaran pada alat optik dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
5. Memahami konsep kelistrikan dan kemagnetan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Menjelaskan fenomena listrik statis.
Menentukan besaran fisika pada berbagai bentuk rangkaian listrik.
Menentukan besarnya energi dan daya listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan cara pembuatan magnet dan atau menentukan kutub-kutub yang dihasilkan.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi GGL induksi.
6. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya. Menjelaskan karakteristik benda-benda langit dalam tata surya.
Menjelaskan fenomena yang terjadi akibat perubahan suhu di permukaan bumi, peredaran bumi, atau peredaran bulan.
7. Menjelaskan ciri-ciri dan keanekaragaman makhluk hidup. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup.
Menentukan dasar pengelompokan makhluk hidup.
8. Menjelaskan komponen ekosistem, interaksi antara makhluk hidup dalam lingkungan serta pentingnya menjaga kualitas dan pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan. Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem.
Menjelaskan cara atau tindakan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup.
Menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkungan.
9. Menjelaskan hubungan antara struktur dan fungsi jaringan/organ-organ pada manusia dan tumbuhan. Menjelaskan bagian dan fungsi alat gerak pada sistem gerak manusia.
Menjelaskan proses pencernaan makanan dan enzim-enzim yang berperan pada proses tersebut.
Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia.
Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal).
Menjelaskan sistem saraf pada manusia.
Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan.
Menjelaskan respon tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar.
Menjelaskan proses fotosintesis berdasarkan percobaan tentang proses tersebut.
10. Mengaplikasikan konsep pertumbuhan dan perkembangan, kelangsungan hidup dan pewarisan sifat pada organisme serta kaitannya dengan lingkungan, teknologi dan masyarakat. Menjelaskan konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan hukum Mendel.
Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme disertai dengan contohnya.
Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan.
11. Menjelaskan bahan kimia (alami dan buatan) yang terdapat dalam bahan makanan, zat aditif, dan psikotropika, serta pengaruhnya terhadap kesehatan. Mendeskripsikan bahan kimia (alami dan buatan) pada makanan serta pengaruhnya terhadap kesehatan.
Mendeskripsikan pengaruh zat adiktif/psikotropika pada tubuh kita.


Workshop KTSP Th. 2011/2012

Untuk meningkatkan profesionalisme guru dan mempersiapkan diri dalam menyongsong tahun pelajaran 2011/2012 SMP N 1 garung menyelenggarakan Workshop KTSP Dokumen II yang terdiri atas Silabus dan RPP. Pelaksanaan Workshop ini mengambil hari Senin dan selasa tanggal 20 dan 21 Juni 2011, dimulai dari jam 08.00 s.d. 14.00, bahkan pada hari kedua dilanjutkan dengan Kursus bahasa Inggris bagi guru yang mengampu mapel UN.
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan produk berupa Silabus dan RPP untuk tahun ajaran 2011/2012. RPP dan Silabus merupakan salah satu tugas perencanaan yang dipersiapkan guru. Dengan perencanaan melalui silabus dan RPP yang matang diharapkan proses KBM tahun pelajaran yang akan datang jauh lebih baik dari tahun pelajaran kemaren.Dan pada akhirnya sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik diharapkan akan menghasilkan output yang bagus. Output yang sesuai dengan harapan dari masyarakat sekitar.

Senin, 13 Desember 2010

SSN


Alkhamdulillah, dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT mulai tahun pelajaran 2010/2011 SMP Negeri 1 Garung telah lolos SSN (Sekolah Standart Nasional).

Kamis, 05 Agustus 2010

UNDANGAN

Kepada Yth.
Bapak/ibu wali murid kelas VII , VIII dan IX agar hadir di sekolah besok pada :

Hari : Senin
Tanggal : 9 Agustus 2010
Tempat : Kampus SMP Negeri 1 Garung
Waktu : 09.00 WIB
Acara : Rapat Pleno Komite SMP N 1 Garung
Atas kehadirannya diucapkan banyak-banyak terima kasih


Humas SMP N 1 Garung

MOHON DO'A RESTU

Mohon do'a restu kepada seluruh pembaca blog ini. Insya Allah tanggal 6 Agustus 2010 SMP Negeri 1 Garung akan diverifikasi SSN oleh team verifikator dari Pusat. Semoga dapat berjalan dengan lancar. Kepada bapak-ibu yang bertugas untuk menyelesaikan seluruh instrumen yang dinilai. Kepada para alumnus kami harapkan ikut berpartisipasi

Humas SMP N 1 Garung

Rabu, 04 Agustus 2010

INFORMASI UNTUK GURU

Diberitahukan kepada semua guru SMP Negeri 1 Garung untuk segera mengump[ulkanj
1. Silabus
2. KKM
3. Prota
4. Promes
5. RPP
Tahun pelajran 2009/2010 dan tahun 2010/2011
Untuk tahun 2009/2010 juga disertakan daftar nilai dan analisis
Diserahkan ke PU kurikulum paling lambat tanggal 5 Agustus 2010

Selasa, 01 Juni 2010

PENGUMUMAN


Diberitahukan kepada siswa siswi kelas IX harap hadir besok pada :
Hari/tanggal : Jum'at/13 Juni 2010
Tempat : SMP N 1 Garung
Waktu : 08.00 - 10.00 WIB
Acara : Cap 3 jari

Demikian pemberitahuan ini sekaligus sebagai pengumuman.

Atas perhatian dan kehadirannya diucapkan terima kasih


Garung, 1 Juni 2010

Panitia Ujian

Rabu, 05 Agustus 2009

KELAS UNGGULAN

Untuk meningkatkan mutu, maka dalam tahun pelajaran 2009/2010, SMP Negeri 1 Garung akan membuka kelas unggulan.

3 kriteria yang diunggulkan yaitu :

  1. Unggul dalam bidang akademik
  2. Unggul dalam penguasaan bahasa Inggris aktif dan pasif
  3. Unggul dalam penguasaan Teknologi Informasi
  4. Unggul dalam bidang keagamaan
  5. Unggul dalam pengamalan nilai-nilai agama

Seleksi dilaksanakan berdasarkan minat dan bakat.

Senin, 03 Agustus 2009

Rabu, 15 Juli 2009

LANGKAH-LANGKAH PENENTUAN KKM

Berdasarkan surat Dirjendikdasmen No.1321/c4/MN/2004 tentang Pengkajian Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM) atau Kretyeria Ketuntasan Minimal (KKM) Kurikulum 2004 dan sesuai dengan pelaksanaan Standar Isi, yang menyangkut masalah Standar Kopetensi (SK) dan Kopetensi dasar (KD),. maka sesuai dengan petunjuk dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tahun 2006, maka dipandang perlu setiap sekolah-sekolah untuk menentukan Standar Ketuntasan Minimal (KKM)-nya masing-masing sesuai dengan keadaan sekolah dimana sekolah itu beradaArtinya antara sekolah A dengan sekolah B bisa KKM-nya berbeda satu sama lainnya.
Dalam penetapam KKM ini masih ada beberapa sekolah atau guru bidang study yang belum memahaminya. Akibatnya beberapa diantara guru mengalami kesulitan untuk menetapkam KKM pada Laporan Hasil Belajar Siswa (LHBS) atau dulu kita kenal dengan Rapor.
Sesuai dengan petunjuk yang ditetapkan oleh BSNP maka ada beberapa rambu-rambu yang harus diamati sebelum ditetapkan KKM di sekolah. Adapun rambu-rambu yang dimaksud adalah :
1. KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran.
2. KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah.
3. KKM dinyatakan dalam bentuk prosentasi berkisar antara 0-100, atau rentang nilai yang sudah ditetapkan.
4. Kreteria ditetapkan untuk masing-masing indikator idealnya berkisar 75 %
5. Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah kreterian ideal ( sesuai kondisi sekolah)
6. Dalam menentukan KKM haruslah dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas indikator, serta kemampuan sumber daya pendudkung.
7. KKM dapat dicantumkan dalam LHBS sesuai model yang ditetapkan atau dipilih sekolah.
Dari berbagai rambu-rambu yang ada itu, selanjutnya melalui kegiatan Musyawarah Guru Bidang Study (MGMP) maka akan dapat diperoleh berapa KKM dari masing-masing bidang study.
Ada beberapa kreteria penetapan KKM yang dapat dilaksanakan , diantaranya :
1. Kompleksitas indikator ( kesulitan dan kerumitan)
2. Daya dukung ( sarana dan prasarana yang ada, kemampuan guru, lingkungan, dan juga masalah biaya)
3. Intake siswa ( masukan kemampuan siswa )
Kemudian dalam menafsirkan KKM dapat pula dilakukan dengan beberapa cara, dainataranya :
A.Dengan cara memberikan point pada setiap kreteria yang ditetapkan (dalam bentuk %):
1. Kompleksitas: ( tingkat kesulitan / kerumitan )
Kompleksitas tinggi pointnya = 1
Kompleksitas sedang pointnya = 2
Kompleksitas rendah poinya = 3
2. Daya dukung : ( Sarana/ prasarana, kemampuan guru, lingkungan dan biaya)
Daya dukung tinggi pointnya = 3
Daya dukung sedang pointnya = 2
Daya dukung rendah pointnya = 1
3. Intake Siswa : ( masukan kemampuan siswa)
Intake siswa tinggi pointnya = 3
Intake siswa sedang pointnya = 2
Intake siswa rendah poinnya = 1
Contoh :
Jika indikator memiliki kreteria sebagai berikut:
Kompleksitas rendah =3, daya dukung tinggi =3, intake siswa sedang = 2, maka KKM-nya adalah (3 + 3 + 2) x 100 = 88,89 %
9
B. Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kreteria, yakni :
1. Kompleksitas: ( tingkat kesulitan / kerumitan )
Kompleksitas tinggi rentang nilainya = 50-64
Kompleksitas sedang rentang nilainya = 65-80
Kompleksitas rendah rentang nilainya = 81-100
2. Daya dukung : ( Sarana/ prasarana, kemampuan guru, lingkungan dan biaya)
Daya dukung tinggi rentang nilainya = 81-100
Daya dukung sedang rentang nilainya = 65-80
Daya dukung rendah rentang nilainya = 50-64
3.Intake Siswa : ( masukan kemampuan siswa)
Intake siswa tinggi rentang nilainya = 81-100
Intake siswa sedang rentang nilainya = 65-80
Intake siswa rendah rentang nilainya = 50-64
Jika indikatyor memiliki Kreteria sebagai berikut: kompleksitas sedang, daya dukung tinggi, dan intake sedang, maka KKM-nya adalah rata-rata setiap unsur dari kreteria yang telah kita tentukan. ( Dalam menentukan rentang nilai dan menentuikan nilai dari setiap kreteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP).
Contoh:
Kompleksitas sedang =75, daya dukung tinggi= 90, intake sedang = 70 maka KKM-nya adalah ( 75 + 90 +70) = 78,3
3
c. Dengan cara memberikan pertimbangan profesional judgment pada setiap kreteria untuk menetapkan nilai :
1. Kompleksitas: ( tingkat kesulitan / kerumitan )
Kompleksitas tinggi
Kompleksitas sedang
Kompleksitas rendah
2.Daya dukung : ( Sarana/ prasarana, kemampuan guru, lingkungan dan biaya)
Daaya dukung tinggi
Daya dukung sedang
Daya dukung rendah
3.Intake Siswa : ( masukan kemampuan siswa)
Intake siswa tinggi
Intake siswa sedang
Intake siswa rendah
Contoh :
Jika indikator memiliki kreteria sebagai berikut : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang, maka dapat dikatakan bahwa dari ketiga komponen diatas hanya satu komponen saja yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan masimal 100 yaitu intake (sedang). Jadi dalam hal ini guru dapat menetapkan kreteria ketuntasan antara 90-80. ( Pedoman penetapa KKM dar BSNP, 20006)
Dalam menafsirkan KKM sebelumnya kita harus mengetahui bagaimana tingkatan-tingkatan dari komponen seperti kompleksitas, daya dukung, dan intake. Hal ini dimaksudkan agar guru bidang study melalui MGMP atau pihak sekolah jangan sampai salah dalam menetapkan KKM, karana bila salah dalam menentukan KKM akan sangat merugikan pada siswa.
Karena sesuai dengan peraturan apabila sampai mata pelajaran diperoleh anak berada dibawah KKM ( tidak tuntas ), maka anak tersebut tidak memenuhi syarat untuk naik kelas, bila samapi minimimal tiga mata pelajaran yang tidak tuntas.. Artinya kompetensi dasar yang diharapkan pada siswa tersebut tidak tercapai.
Untuk komponen kompleksitas misalnya, kapan kompleksitas ( kesulitan/ kerumitan) itu dikatakan Tingkat Kompleksitas Tinggi ? yakni bila dalam pelaksanaannya menuntut Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk didalamnya memahami kopetensi yang harus dicapai oleh siswa, kreatif dan inofatif dalam melaksanakan pembelajaran. Kemudian waktu, diantaranya waktunya cukup lama, karena perlu penguilangan. Serta Penalaran dan Kecermatan siswa yang tinggi.
Sedangkan Kemampuan Sumber Daya pendukung, yaitu tenaga pengajar yang memadai(sesuai dengan latar belakang keahliannya), sarana dan prasdarana pendukung dalam bidang pendidikan, biaya manajemen, komite sekolah dan stakeholders sekolah.
Terakhir Intake ( tingkat kemampuan rata-rata siswa), untuk memperoleh gambaran intake ini kita bisa melihat dari berbagai cara, diantaranya dari hasil seleksi penerimaan siswa baru, dari hasil raport kelas terakhir dari tahun sebelumnya, dari tes seleksi masuk atau psikotes, dan juga bisa dari ujian nasional pada jenjang sebelumnya.
Setelah KKM diperoleh, maka selanjutnya KKM itu dimasukkan pada Laporan Hasil Belajar Siswa. Dari KKM inilah kita nantinya akan dapat mengetahui apakah siswa tuntas atau tidak tuntas dalam pencapaian Kompetensi Dasar serta indikator yang diharapkan.
Kalau nilai yang diperoleh siswa berada dibawah KKM maka diartikan bahwa siswa itu belum tuntas, dan begitu juga sebaliknya bila nilai siswa berada diatas KKM maka siswa tersebut dinyatakan tuntas dalam pencapaian kompetensi dasar serta indikator-indikator yang dilaksanakan oleh guru.
Untuk itu, sebelum melaksanakan penilaian maka terlebih dahulu harus ditetapkan KKM (Kreteria Ketuntasan Minimal ) terlebih dahulu. Selamat merumuskan penetapan KKM di sekolah masing-masing. )

Penulis adalah guru Fisika SMP Negeri 1 Garung. Disampaiakan pada IHT (In House Training) SMP Negeri 1 Garung pada hari Kamis tanggal 16 Juli 2009



Selasa, 30 Juni 2009

JURNAL PPDB 2009/2010

Jurnal PPDB 2009/2010 SMP Negeri 1 Garung adalah sebagai berikut

1. Hari Senin 29 Juni 2009
Jumlah Pendaftar 203 calon
SKHUN Tertinggi 27,95
SKHUN Terendah 12,00



Kamis, 18 Juni 2009

WIDYA WISATA 2009

Agenda routine SMP Negeri 1 Garung adalah mengadakan Widya Wisata
Widya Wisata kali ini mengambil tempat Jakarta dan sekitarnya. Waktu pelaksanaan tanggal 14 hingga 16 Juni 2009 diikuti oleh 116 siswa kelas VIII dan 12 guru pendamping
.



Obyek Wisata yang dikunjungi antara lain : Masjid Istiqlal, Monas, TMII, Ancol (Pantai Marina, Dufan) dan Melihat Police Academy






Kamis, 11 Juni 2009

INFORMASI PENDAFTARAN PESERTA DIDIK 2009/2010

SMP Negeri 1 Garung menerima Calon Peseta Didik Th 2009/2010 dengan ketentuan sebagai berikut :

A. RENCANA TARGET CALON PESERTA DIDIK
1. Tahun Pelajaran 2009/2010 SMP Negeri 1 Garung akan menerima Calon Peserta Didik sebanyak 200 siswa @ 40 siswa.
2. Pada tahun Pelajaran 2009/2010 SMP Negeri 1 Garung membuka KELAS UNGGULAN, seleksi didasarkan pada minat dan bakat.

B. SYARAT PENDAFTARAN
1. Menisi Formulif Pendaftaran
2. Menyerahkan Daftar Nilai UASBN Asli
3. Menyerahkan 1 lembar fotocopy ijazah SD/MI yang telah dilegalisir kepala sekolah
4. Menyerahkan 4 lembar pas foto hitam putih ukuran 3 x 4 sebanyak r
5. Menyerahkan 1 lembar fotocopy akte kelahiran
6. Menyerahkan fotocopy Piagam / Sertifikat kejuaraan (jika memiliki)

C. WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 29 Juni sampai 2 Juli 2009di SMP Negeri 1 Garung atau langsung menghubungi Guru / Wali kelas VI SD/MI masing-masing.

D. BEBAS BIAYA PENDAFTARAN
1. Pendaftaran GRATIS (tidak dipungut biaya apapun)
2. Stopmap disediakan oleh panitia (GRATIS)

E. BEASISWA
SMP Negeri 1 Garung memberikan beasiswa kepada :
1. Siswa yang mendapatkan peringkat 1 sampai 3 di SD/MI masing-masing
2. Siswa yang mendapat peringkat 1 sampai 5 dalam perolehan nilai UASBN tingkat kecamatan
3. Siswa yang mendapatkan prestasi di SMP Negeri 1 Garung baik akademik maupun non akademik
4. Siswa yang berasal dari KELUARGA MISKIN

F. FASILITAS
1. Laboraorium IPA dengan peralatan yang LENGKAP
2. Ruang Keterampilan menjahit dengan 20 mesin jahit
3. Laboratorium KOMPUTER dan INTERNET dengan 20 unit Komputer terbaru dan INTERNET ONLINE ( 24 Jam )
4. Mushola dengan Kapasitas 450 Jama’ah
5. Ruang Perpustakaan dengan Koleksi 15.000 buku delengkapi fasilitas SIARAN TVE
6. Ruang Kesenian dengan seperangkat gamelan dan peralatan band LENGKAP
7. Ruang Multimedia dilengkapi dengan DVD, Home theathre dan LCD monitor
8. Lapangan Basket dan 2 land lapangan Volly


G. EKTRA KURIKULER
Ektra kurikuler di SMP Negeri 1 Garung antara lain :
Pramuka © PMR © MTQ © BTQ © Rebana © Seni tari © Seni Lukis © Komputer © Band © Pers Sekolah © Menjahit © Karawitan © Internet © Bola Volly © Taekwondo © Bulu Tangkis © Sepak Bola©Pecinta Alam

H. PRESTASI SMP NEGERI 1 GARUNG TAHUN 2008/2009
1. Ranking 7 hasil UN tahun 2007/2008 tingkat SMP/MTs Negeri Swasta Kabupaten Wonosobo
2. Ranking 5 hasil UN tahun 2007/2008 tingkat SMP Negeri Kabupaten Wonosobo
3. Juara 3 atletik tingkat Kabupaten tahun 2008/2009
4. Juara harapan 1 tenis meja tingkat Kabupaten tahun 2008/2009
5. Juara 1 lomba Mapel Pendidikan Agama Islam tingkat Kabupaten
6. Juara 3 Mapsi Kab. Wonosobo
7. Juara 3 MTQ Pelajar Kab. Wonosobo
8. Juara harapan 1 POP Singer Kab. Wonosobo
9. Juara harapan 3 Telly Story Kab. Wonosobo.

I. LAIN – LAIN
1. SMP Negeri 1 Garung tidak akan membuka pendaftaran gelombang 2
2. Keterangan lebih lanjut dapat ditanyakan pada panitia pendaftaran atau menghubungi no telpun (0286)3325780, HP 08122720412 atau melaui Email : smp1garung@yahoo.com




Minggu, 07 Juni 2009

BERITA GEMBIRA BAGI GURU

Gaji Guru, Dosen Naik 50 Persen Lebih
By Republika Contributor
Kamis, 04 Juni 2009 pukul 05:32:00

JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa gaji pendidik, guru dan dosen, dinaikkan hingga lebih dari 50 persen pada 2010.

"Dengan adanya kenaikan anggaran pendidikan menjadi minimal 20 persen dari belanja negara, maka yang mendapat cukup banyak (alokasi) adalah para pendidik, guru, dan dosen," kata Menkeu di DPR, Jakarta, Rabu.

Menkeu menyebutkan, kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI/Polri pada 2010 hanya akan mencapai 15 persen, itu pun termasuk uang lauk pauk.

"Khusus untuk pendidik, guru, dan dosen kenaikannya akan lebih dari 50 persen dan akan dihitung berdasarkan golongannya," tegasnya.

Menkeu melanjutkan, kenaikan ini ternyata tidak hanya berlaku untuk pendidik negeri, namun berdasarkan amanat APBN, juga berlaku untuk pembayaran tunjangan profesi pendidik swasta.

"APBN juga harus membayar tunjangan profesi guru dan dosen non-PNS, asal mereka bersertifikat. Ini mengikuti ketentuan UU tentang pendidikan," jelasnya.

Dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal tahun 2010 yang disampaikan kepada DPR, pemerintah mengusulkan belanja negara sebesar Rp949,1 triliun, pendapatan negara dan hibah Rp871,9 triliun. Dengan postur demikian maka terdapat defisit sebesar Rp77,1 triliun atau 1,3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Sementara belanja negara akan mencapai Rp949,1 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp661,4 triliun dan transfer ke daerah Rp287,7 triliun.

Belanja pemerintah pusat itu terdiri dari belanja kementerian dan lembaga (K/L) Rp330,0 triliun dan belanja non K/L Rp331,4 triliun.- ant/ahi



NGENET AND FESBUKAN

Alkhamdulillah, akhirnya SMP 1 Garung pasang internet juga
Walaupun agak-agak kecewa karena speedy belum juga masuk tapi ndak apalah kita ngikut Brownies Group. Tapi sinyale lumayan bagus, cuman agak lemot sedikit.
Bapak/ibu guru sekarang sudah bisa pakai internet, ngerti fesbuk, imail dsb
Sehingga kalau ada orang ngomong fesbuk mudeng, ada orang crita tentang yang lagi heboh Prita juga faham, ndak gaptek alias gagap teknologi



Minggu, 12 April 2009

GAJI ANGGOTA DPR

Saat ini ribuan caleg berlomba-lomba menjadi anggota DPR. Tapi ngomong-ngomong berapa sih gaji mereka?

Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali.

Rutin perbulan meliputi :
Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000

Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.

Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:

Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU

Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000.
Wow!
Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali.

Rutin perbulan meliputi :
Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000

Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.

Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:

Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU

Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000.
Wow!

dicopy paste dari majalah bulanan Kabari

Sabtu, 04 April 2009

INFORMASI TERKINI

Bagi guru-guru yang sudah lulus sertifikasi baik melalui portopolio maupun PLPGbaik kuota 2006, 2007 maupun 2008 jangan kwawatir dan jangan terpengaruh dengan desas desus bahwa tunjangan setifikasi akan dihentikan. Bahkan ada kabar burung yang entah datang dari mana yang mengatakan bahwa yang sudah menerima tunjanganpun harus segera mengembalikan.
Informasi terkini untuk Provinsi Jawa Barat, tunjangan sertifikasi sudah masuk per maret 2009, kemudian bagi yang belum karena kesalahan prosedur maka tunjuangan akan diberikan paling lambat bulan Agustus 2009.
Demikain sekilas Info